NewsViral

Tragis — Kebakaran Hebat di Kompleks Apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong

Pada Kamis, 27 November 2025 siang hari, kebakaran besar melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong. Api mulai tampak sekitar pukul 14:50 — dari area pengerjaan luar gedung — dan dalam hitungan menit berkembang menjadi bencana yang melibatkan beberapa menara hunian tinggi.

Gedung-gedung tersebut terdiri dari delapan blok dengan tinggi sekitar 31 lantai dan total hampir 2.000 unit apartemen, yang menampung lebih dari 4.600 — bahkan sampai sekitar 4.800 — penghuni.

Kebakaran diduga berasal dari scaffolding bambu dan jaring pelindung di bagian luar bangunan — bagian dari proyek renovasi gedung — yang memungkinkan api menyebar cepat ke rumah-rumah dan menular ke gedung sekitar.


Situasi di Lokasi — Asap, Kobaran, dan Evakuasi Massal

Dalam video dan foto dari lokasi kejadian, terlihat kobaran api dan asap tebal mengepul dari banyak jendela apartemen di malam hari. Beberapa blok tampak diterangi warna oranye akibat api yang melahap bangunan. Warga panik, berlari menyelamatkan diri, atau menunggu kabar dengan cemas di luar kompleks.

Laporan menunjukkan bahwa petugas pemadam kebakaran berjuang keras — menggunakan truk tangga dan selang air — di tengah kondisi ekstrem: suhu tinggi, struktur gedung rusak, dan puing-puing serta bagian scaffolding runtuh.

Pada malam harinya, pihak berwenang menaikkan status darurat kebakaran ke “level 5 alarm” — tingkat tertinggi — sebagai respons terhadap luasnya api dan risiko bagi penghuni serta petugas penyelamat.

Ratusan hingga ribuan orang dievakuasi ke tempat penampungan darurat, di antaranya ke pusat perbelanjaan dekat kompleks — karena bagian gedung tak bisa dijangkau dengan selamat.


Korban — Puluhan Meninggal, Banyak Hilang dan Luka-luka

Hingga informasi terakhir, setidaknya 44 orang telah tewas dalam kebakaran ini.
Selain itu, 62 orang terluka — beberapa di antaranya dalam kondisi kritis — dan 279 orang dilaporkan hilang atau belum dapat dihubungi.

Termasuk di antara korban adalah setidaknya satu petugas pemadam kebakaran, yang meregang nyawa saat membantu penyelamatan.


Dugaan Penyebab: Scaffolding Bambu & Jaring Pelindung Eksterior

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa titik awal api berada di scaffolding bambu dan jaring pelindung luar gedung — yang kini banyak difokuskan sebagai faktor penyebab penyebaran cepat kebakaran.

Bambu, meskipun murah dan umum digunakan dalam konstruksi di Hong Kong, dianggap sangat mudah terbakar. Seringkali dipasangkan sebagai bagian dari renovasi eksternal — terutama pada gedung lama seperti yang di kompleks ini — hal ini memunculkan kekhawatiran atas standar keamanan bangunan.

Kondisi kering, angin, serta renovasi yang belum selesai membuat situasi makin genting: api dari luar mudah merembet ke dalam gedung serta ke blok lain, mempercepat kerusakan dan memperlebar dampak tragedi.


Reaksi Pemerintah dan Penyelidikan — Tiga orang Ditahan

Pemerintah Hong Kong langsung merespons tragedi ini. Tiga pria, berusia antara 52 hingga 68 tahun — terkait perusahaan konstruksi/renovasi — telah ditahan atas dugaan manslaughter (pembunuhan karena kelalaian). Penyidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti serta kemungkinan kelalaian struktural atau pelanggaran keamanan bangunan.

Pihak berwenang mengatakan prioritas utama adalah penyelamatan warga, penanganan korban luka, identifikasi korban, serta pemeriksaan ulang standar keselamatan gedung-gedung tinggi — terutama yang masih menjalani renovasi.


Dampak & Implikasi — Perhatian pada Keamanan Hunian Vertikal

Insiden di Wang Fuk Court menjadi alarm besar bagi seluruh masyarakat Hong Kong — terutama penghuni gedung tinggi dan pihak konstruksi/renovasi. Bahwa penggunaan material murah dan metode scaffolding tradisional bisa membawa dampak fatal ketika standar keamanan diabaikan.

Pemerintah kemungkinan akan meninjau regulasi terhadap material eksternal, konstruksi, dan renovasi gedung — mungkin memperketat larangan penggunaan scaffolding bambu, memperketat inspeksi, atau memperbarui standar keselamatan.

Bagi warga: tragedi ini memperingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi gedung — utamanya saat renovasi — serta mendesak transparansi dan tanggung jawab pemilik gedung atau perusahaan konstruksi.

Kejadian ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah investasi perbaikan eksternal gedung, jika dilakukan tanpa standar aman, justru menambah risiko bagi penghuni?


Penutup

Kebakaran di Wang Fuk Court adalah tragedi besar: ratusan jiwa terancam, banyak keluarga kehilangan tempat tinggal, dan rasa aman di hunian vertikal goyah. Hingga kini, korban terus ditemukan, penyelamatan dan evakuasi masih berlangsung, dan penyelidikan atas penyebab kebakaran terus dilakukan.

Dengan peristiwa ini, seluruh pihak — pemerintah, pengembang, penghuni — diingatkan bahwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *