Kedok Kopi Suami Siri di Balik Penemuan Kerangka Wanita di Depok
Warga kawasan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang wanita yang sudah tinggal tulang belulang di dalam rumahnya. Polisi kemudian mengungkap bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suami sirinya sendiri.
Korban diketahui berinisial DH (56). Penemuan jasad tersebut bermula ketika anak korban datang ke rumah ibunya untuk membersihkan rumah. Saat memasuki rumah bersama pacarnya, mereka menemukan tubuh korban yang sudah dalam kondisi tinggal kerangka pada Sabtu pagi, 7 Maret 2026.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban sekaligus mencari keberadaan orang yang tinggal bersama korban.
Polisi Tangkap Suami Siri Korban
Dalam waktu singkat, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial AR (44) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. AR diketahui merupakan suami siri korban yang sebelumnya tinggal bersama di rumah tersebut.
Polisi menangkap AR pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Setelah penangkapan tersebut, pelaku langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mendalami peristiwa yang terjadi.
Kasus ini kemudian ditangani oleh jajaran Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Motif Sakit Hati dan Masalah Ekonomi
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pelaku diduga memiliki motif sakit hati terhadap korban. Polisi menyebut pelaku merasa tersinggung setelah korban mengusirnya dari rumah karena tidak memiliki pekerjaan tetap.
Selain itu, konflik rumah tangga antara korban dan pelaku juga diduga sering terjadi sebelumnya. Beberapa saksi di lingkungan tempat tinggal korban menyatakan pasangan tersebut kerap terlibat pertengkaran.
Motif ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang sedang didalami oleh penyidik dalam kasus tersebut.
Temuan Bubuk Kopi di Tubuh Korban
Dalam proses identifikasi awal, polisi menemukan hal yang cukup mencurigakan pada jasad korban. Petugas menemukan taburan bubuk kopi di tubuh korban saat pemeriksaan di lokasi kejadian.
Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaku sengaja menaburkan bubuk kopi sebagai upaya untuk menyamarkan bau atau menutupi jejak pembunuhan.
Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan secara pasti tujuan dari tindakan tersebut.
Dugaan Kekerasan pada Korban
Selain menemukan bubuk kopi pada jasad korban, polisi juga menduga adanya unsur kekerasan dalam kasus ini. Dugaan tersebut muncul dari hasil pemeriksaan awal terhadap kondisi jasad korban.
Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana, tim forensik melakukan proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Hasil autopsi nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan serta penentuan pasal yang akan dikenakan kepada tersangka.
Barang Milik Korban Diduga Hilang
Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi juga menemukan bahwa sejumlah barang milik korban diduga hilang. Barang yang tidak ditemukan antara lain satu unit sepeda motor beserta dokumen kendaraan serta satu unit telepon genggam milik korban.
Penyidik masih menyelidiki apakah hilangnya barang-barang tersebut berkaitan langsung dengan tindak kejahatan yang terjadi.
Penyelidikan Masih Berlanjut
Kasus penemuan kerangka wanita di Depok ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Penyidik berusaha mengungkap secara rinci kronologi peristiwa serta memastikan motif pelaku melakukan tindakan tersebut.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di lingkungan permukiman warga dan melibatkan konflik rumah tangga yang berujung pada dugaan tindak pidana serius.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui informasi tambahan yang dapat membantu proses penyelidikan.

