HukumNewsTrendingViral

Bahar bin Smith Minta Maaf ke GP Ansor Usai Aniaya Anggota Banser

Tangerang, Indonesia – Tokoh agama kontroversial Bahar bin Smith akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada GP Ansor dan keluarga besar organisasi tersebut setelah kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang anggota Banser di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang. Permohonan maaf itu disampaikan melalui rekaman video yang diterima wartawan pada Rabu malam.

Dalam pernyataannya, Bahar menyebut kejadian itu sebagai pelajaran penting dan meminta maaf kepada keluarga korban serta organisasi GP Ansor, berharap hubungan antarsesama muslim tetap terjaga. Ia juga berharap nilai ukhuwah Islamiyah — ikatan persaudaraan dalam keimanan — tetap dijunjung tinggi oleh semua pihak.

Bahar menyampaikan bahwa dirinya bersama sejumlah rekannya menyampaikan maaf atas insiden yang menimpa Rida, anggota Banser yang menjadi korban sejak peristiwa tersebut. Ia menekankan pentingnya persatuan dan saling menjaga hubungan antarumat beragama, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser berinisial R. Insiden itu terjadi saat acara Maulid Nabi di Cipondoh pada September 2025, dan kemudian kasus ini berlanjut hingga proses hukum.

Organisasi GP Ansor melalui pimpinan setempat juga sebelumnya menegaskan bahwa korban yang dianiaya merupakan kader aktif Banser. Menurut keterangan pihak organisasi, insiden terjadi saat korban hendak bersalaman dengan Bahar usai acara, namun kemudian berujung pada tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Bahar dan pengawalnya.

Permintaan maaf ini muncul di tengah sorotan tajam publik dan tekanan dari berbagai kelompok untuk penyelesaian hukum yang adil atas kasus ini. Banyak pihak berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Indonesia. (disadur dari berbagai sumber CNN Indonesia & detikcom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *