Otomotif

Suzuki Saluto 125, Skutik Retro Bergaya Klasik Siap Tantang Rival di Segmen Modern

Pasar skutik bergaya retro semakin ramai dengan hadirnya Suzuki Saluto 125, motor matik berdesain klasik yang disebut-sebut memiliki kemiripan dengan skuter Eropa. Model ini menarik perhatian karena menggabungkan tampilan vintage dengan fitur modern, sekaligus diproyeksikan menjadi pesaing bagi skutik populer seperti Honda Stylo 160 dan Yamaha Grand Filano di segmen yang sama.

Desain menjadi daya tarik utama Saluto 125. Skutik ini menonjolkan siluet bodi membulat dengan lampu depan yang ditempatkan di bagian batok stang, serta panel bodi yang terlihat sederhana namun elegan. Nuansa klasik diperkuat dengan penggunaan warna-warna lembut dan detail krom, sehingga menghadirkan kesan premium sekaligus retro pada keseluruhan tampilan.

Meski mengusung konsep klasik, Saluto 125 tetap mengedepankan teknologi modern. Sistem pencahayaan telah menggunakan lampu LED untuk meningkatkan visibilitas sekaligus efisiensi energi. Panel instrumen juga mengombinasikan speedometer analog dengan layar digital, sehingga tetap mempertahankan nuansa klasik tanpa meninggalkan fungsi informatif yang modern. Selain itu, tersedia pula fitur pengisian daya USB serta kompartemen penyimpanan yang praktis untuk kebutuhan berkendara harian.

Dari sisi performa, skutik ini dibekali mesin 125 cc satu silinder berpendingin udara dengan teknologi injeksi bahan bakar. Tenaga yang dihasilkan berada di kisaran 9 PS dengan torsi sekitar 10 Nm, cukup untuk penggunaan dalam kota maupun mobilitas harian. Kapasitas tangki bahan bakar sekitar 5,5 liter juga dinilai memadai untuk menunjang perjalanan jarak menengah tanpa sering mengisi ulang.

Pada sektor kaki-kaki, Saluto 125 menggunakan suspensi depan teleskopik serta sistem pengereman cakram di roda depan dan tromol di roda belakang. Konfigurasi ini umum digunakan pada skutik kelas 125 cc, dengan fokus pada kenyamanan berkendara serta kemudahan perawatan. Velg berukuran 10 inci dengan ban profil tebal turut memberikan karakter berkendara yang stabil di jalan perkotaan.

Kehadiran Saluto 125 dipandang sebagai strategi Suzuki untuk memperkuat lini skutik bergaya klasik. Tren skuter retro sendiri terus meningkat karena banyak konsumen menginginkan kendaraan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai gaya dan identitas visual yang kuat. Segmen ini sebelumnya telah diisi berbagai model dari produsen Jepang maupun Eropa, sehingga persaingan semakin kompetitif.

Jika dibandingkan dengan kompetitor, Saluto 125 berada di kelas mesin yang lebih kecil dibanding Stylo 160 yang mengusung mesin 160 cc dengan fitur modern lengkap. Namun, Saluto 125 berpotensi menarik konsumen yang lebih mengutamakan desain klasik, efisiensi bahan bakar, serta kenyamanan penggunaan harian dibanding performa besar. Di sisi lain, model seperti Grand Filano menawarkan pendekatan modern dengan sentuhan klasik dan teknologi tambahan, sehingga persaingan di segmen ini semakin beragam.

Hingga kini, kehadiran Saluto 125 di sejumlah pasar masih terbatas dan belum sepenuhnya dipasarkan secara luas di Indonesia. Namun, minat terhadap model ini tetap tinggi, terutama dari penggemar skutik retro yang mencari alternatif selain produk yang sudah lebih dulu populer. Dengan kombinasi desain klasik, fitur modern, serta performa yang cukup untuk penggunaan sehari-hari, Saluto 125 dinilai memiliki potensi kuat untuk bersaing apabila dipasarkan lebih luas di masa mendatang.

Secara keseluruhan, Suzuki Saluto 125 menunjukkan bahwa segmen skutik retro masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Perpaduan gaya klasik dan teknologi modern menjadi kunci utama dalam menarik konsumen urban masa kini yang menginginkan kendaraan praktis sekaligus bergaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *