🗞️ Istri Pemimpin Tertinggi Iran Meninggal Dunia Usai Serangan AS–Israel
Teheran, Iran – Istri dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) akibat luka serius yang dideritanya setelah serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel yang juga menewaskan suaminya beberapa hari sebelumnya.
Menurut laporan media Iran dan pernyataan resmi, Bagherzadeh, yang sebelumnya sempat koma karena luka-luka akibat serangan tersebut, akhirnya menyerah pada luka yang dideritanya setelah beberapa hari dirawat dalam kondisi kritis.
📌 Kronologi Serangan dan Dampaknya
- Serangan udara gabungan AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) menargetkan berbagai lokasi strategis di Tehran, termasuk kompleks tempat tinggal dan kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
- Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa Khamenei tewas dalam serangan itu, bersama dengan beberapa anggota keluarganya dan pejabat senior lainnya.
- Bagherzadeh, yang juga terkena dampak serangan tersebut, sempat koma sebelum akhirnya dinyatakan meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.
Kematian istri Khamenei menambah daftar korban dan memperdalam krisis konflik yang telah meluas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, menciptakan ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.
🌍 Reaksi dan Situasi Regional
Serangan ini telah memicu reaksi keras dari pemerintah Iran, yang mengecam peristiwa tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara. Aksi balasan Iran dan kelompok militan yang berafiliasi telah dilaporkan, memperluas konflik ke wilayah tetangga.
Situasi keamanan di Timur Tengah tetap sangat tegang, dengan kemungkinan eskalasi lebih lanjut antara pihak-pihak yang terlibat.
Sumber:
Laporan berbasis media internasional dan lokal terbaru serta pernyataan resmi media Iran.
Related Keywords
Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, serangan AS–Israel, Iran perang 2026, Khamenei meninggal, konflik Timur Tengah
