Fajar/Fikri Semakin Dekat ke “Top 10” Dunia
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri — dikenal sebagai “Fajar/Fikri” — mencetak loncatan signifikan dalam peringkat dunia versi Badminton World Federation (BWF). Menurut perhitungan terbaru per 25 November 2025, mereka kini berada di peringkat ke-11.
Meski belum menembus 10 besar, jarak mereka dengan posisi kesepuluh terbilang cukup tipis — dan situasinya menunjukkan bahwa “pintu” menuju 10 besar bisa segera terbuka bagi mereka.
Awal Kemitraan yang Menjanjikan
Fajar/Fikri sebenarnya merupakan pasangan baru: mereka mulai bermain bersama pada Juli 2025. Awalnya, mereka “dipinjam” untuk mengisi kekosongan ketika pasangan utama Indonesia tidak bisa tampil di turnamen Jepang dan China karena cedera atau keperluan keluarga.
Namun siapa sangka? Dalam waktu singkat — hanya beberapa bulan — mereka menunjukkan performa luar biasa. Konsistensi ini membuat mereka cepat menarik perhatian sebagai pasangan reguler.
Lonjakan Berkat Prestasi Terkini
Peningkatan peringkat Fajar/Fikri dipicu oleh sejumlah hasil cemerlang di turnamen bergengsi:
- Mereka sukses menjadi runner-up di Australia Open 2025, yang memberikan tambahan poin signifikan.
- Tidak hanya itu — mereka juga meraih juara di China Open 2025, salah satu turnamen elite dengan bobot sangat besar. Prestasi ini makin memperkuat posisi mereka di ranking dunia.
Berkat hasil-hasil itulah, dalam rentang waktu singkat, mereka meroket — dari peringkat 17 ke 11, dan kini sangat dekat dengan 10 besar.
Tantangan ke Depan: 10 Besar & Turnamen Besar
Meski sudah di peringkat 11 dunia, jalan ke 10 besar tidak mudah. Menurut data terakhir, peringkat ke-10 ditempati oleh pasangan lain dengan selisih poin tipis.
Fajar/Fikri pun tengah membidik target besar: memastikan slot di 10 besar dunia. Jika terus konsisten — terutama di turnamen utama seperti BWF World Tour Finals 2025 — peluang itu terbuka lebar.
Gambaran dan Signifikansi Bagi Bulutangkis Indonesia
- Pasangan Fajar/Fikri menunjukkan bahwa investasi pada pemain muda atau pasangan baru bisa berbuah cepat bila dibarengi kerja keras dan konsistensi.
- Dengan makin mendekatnya mereka ke 10 besar dunia, harapan besar tertumpu pada mereka — terutama sebagai tabungan tangguh ganda putra Indonesia di kancah internasional.
- Jika sukses menembus 10 besar dan mempertahankan prestasinya, mereka bisa menjadi andalan dalam turnamen-turnamen besar, bahkan kejuaraan dunia.

