Menkes Ungkap Cara Pakai Bantal Leher saat Mudik, Dokter Ingatkan Risiko Jika Salah Posisi
Menjelang musim mudik, kenyamanan selama perjalanan menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, membagikan tips sederhana namun penting terkait penggunaan bantal leher agar perjalanan jauh tetap nyaman dan terhindar dari risiko nyeri leher.
Ia menegaskan bahwa masih banyak orang menggunakan bantal leher dengan cara yang keliru. Padahal, posisi yang salah justru dapat memicu ketegangan otot hingga gangguan kesehatan pada leher selama perjalanan.
Banyak Pemudik Salah Menggunakan Bantal Leher
Dalam penjelasannya, Budi Gunadi Sadikin menyebut banyak orang memakai bantal leher dengan posisi bukaan di bagian depan. Cara ini dinilai kurang tepat karena tidak mampu menopang kepala secara optimal saat tertidur.
Saat seseorang tertidur dalam perjalanan, kepala cenderung jatuh ke depan akibat posisi duduk. Jika tidak ditopang dengan baik, kondisi ini dapat membuat leher menjadi kaku atau terasa pegal setelah bangun.
Untuk mengatasi hal tersebut, Menkes menyarankan agar bantal leher dipasang dengan posisi terbalik, yaitu bagian yang lebih tebal berada di depan, tepat di bawah dagu. Dengan cara ini, kepala akan tetap tertopang dan tidak jatuh ke depan saat tidur.
Fungsi Penting Menopang Kepala dan Leher
Penggunaan bantal leher yang benar bertujuan untuk menopang kepala dari berbagai arah. Hal ini penting karena saat tidur dalam posisi duduk, otot leher harus bekerja lebih keras untuk menahan beban kepala.
Jika tidak ada penopang yang memadai, tekanan pada otot dan sendi leher dapat meningkat. Dalam jangka pendek, kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman. Namun dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut berpotensi memicu gangguan pada leher.
Menkes menambahkan bahwa bagian belakang kepala sebenarnya sudah mendapatkan penopang dari kursi kendaraan. Oleh karena itu, bagian depan leher yang membutuhkan dukungan tambahan agar posisi kepala tetap stabil selama perjalanan.
Dokter Saraf: Bisa Picu Gangguan Nyeri Menjalar
Penjelasan Menkes juga diperkuat oleh dokter spesialis saraf, Zicky Yombana Babeheer. Ia menyatakan bahwa penggunaan bantal leher yang tepat dapat membantu mengurangi risiko nyeri leher selama perjalanan jauh.
Ia bahkan menyarankan penggunaan alat tambahan seperti soft cervical collar untuk memberikan penopang lebih optimal. Alat ini biasa digunakan untuk membantu menopang leher dan membatasi pergerakan agar tidak menimbulkan cedera.
Menurutnya, jika posisi leher tidak tersangga dengan baik saat tidur dalam perjalanan, seseorang dapat mengalami kondisi yang disebut cervicobrachial syndrome.
Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti sakit kepala, nyeri di area mata, pegal di bahu dan belikat, hingga rasa tidak nyaman yang menjalar ke lengan.
Tips Aman Tidur Saat Perjalanan Mudik
Selain memperhatikan posisi bantal leher, para ahli juga menyarankan beberapa hal untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan mudik, antara lain:
- Pastikan posisi duduk tegak dan tidak terlalu membungkuk
- Gunakan bantal leher dengan ukuran yang sesuai
- Hindari tidur terlalu lama tanpa perubahan posisi
- Lakukan peregangan ringan saat perjalanan panjang
Langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko nyeri otot serta menjaga sirkulasi darah tetap lancar selama perjalanan.
Pentingnya Edukasi Kesehatan Saat Mudik
Mudik sering kali membuat seseorang menghabiskan waktu berjam-jam di kendaraan, baik mobil, bus, kereta, maupun pesawat. Kondisi ini meningkatkan risiko kelelahan fisik, terutama pada bagian leher dan punggung.
Karena itu, edukasi mengenai penggunaan alat sederhana seperti bantal leher menjadi penting untuk mencegah gangguan kesehatan ringan yang bisa berdampak pada kenyamanan perjalanan.
Dengan penggunaan yang tepat, bantal leher tidak hanya membantu tidur lebih nyenyak, tetapi juga melindungi struktur leher dari tekanan berlebih.
Imbauan dari Kementerian Kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan posisi tubuh selama perjalanan, sehingga mudik tetap aman, sehat, dan nyaman.

