Fashion

Modest Luxe Ramadan–Raya 2026: Pusat Kurasi Busana Modest Berkualitas di Sarinah Jakarta

Industri modest fashion Indonesia kembali mencatat momentum penting pada Ramadan dan Raya 2026 melalui peluncuran sebuah ruang ritel inovatif yang mengumpulkan berbagai jenama lokal unggulan dalam satu concept store. Modest Luxe Ramadan–Raya 2026 hadir sebagai destinasi kurasi modest fashion dan lifestyle yang tidak hanya memperkuat ekosistem modest wear, tetapi juga memberikan pengalaman berbelanja yang komprehensif, terintegrasi, dan dikurasi secara profesional.

Bertempat di Lantai 2 pusat perbelanjaan Sarinah di kawasan Thamrin, Jakarta, Modest Luxe secara resmi dibuka menyambut periode 18–31 Maret 2026, dengan fase soft opening berlangsung pada 18–23 Februari, dan grand opening pada 24 Februari 2026. Ruang ini diprakarsai oleh Scarf Media Indonesia bekerja sama dengan PT Sarinah, dengan visi untuk menghadirkan rumah bagi para perancang atau label lokal modest fashion berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Koleksi & Partisipasi Brand Lokal Berkualitas

Lebih dari 25 jenama lokal bergabung di Modest Luxe, menampilkan beragam pilihan produk yang merangkum tren busana modest modern dan estetika tradisional yang dipadu dalam pengembangan fashion kontemporer. Koleksi yang tersedia tidak hanya mencakup baju muslimah khas seperti abaya dan tunik, tetapi juga lini lifestyle seperti tas, sepatu, prayer set, reed diffuser, parfum, aksesori, dan pelengkap penampilan khas Raya 2026.

Beberapa label ternama yang ikut serta antara lain Ria Miranda, KAMI, Jenna and Kaia, Taza, Heart Troops, by Ayu Dhyah Andari, MYMD, NASL, Nagita Slavina, Parte, hingga Napocut. Dalam setiap koleksi, muncul karakter keunikan tersendiri sesuai profil brand masing-masing — dari permainan warna hingga motif yang berbeda serta pendekatan desain kontemporer yang tetap menjaga semangat modesty.

CEO Scarf Media Indonesia Temi Sumarlin menjelaskan bahwa ruang ini lahir dari kebutuhan untuk menyatukan brand lokal dalam ekosistem yang solid sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menguatkan dalam satu wadah yang strategis. Dengan pengaturan kurasi ketat, pengunjung diarahkan pada pilihan modest wear berkualitas tinggi yang mencerminkan identitas kreatif Indonesia, serta menunjukkan kesiapan pasar lokal untuk bersaing secara global.

Konsep & Pengalaman Belanja Modest Fashion yang Berbeda

Berbeda dari ruang ritel biasa, Modest Luxe dirancang sebagai experience space yang memadukan unsur budaya, inovasi tren, dan nilai ekonomi kreatif. Pengunjung tidak hanya dapat membeli produk, tetapi juga mengeksplorasi ragam gaya dan mix & match koleksi sesuai kebutuhan Ramadan hingga Hari Raya.

Misalnya, dalam grand opening dilakukan acara trunk show, di mana koleksi para tenant ditampilkan sebagai inspirasi padu padan tampilan Raya 2026 — sebuah konsep yang membantu konsumen menemukan gaya yang tepat sesuai preferensi mereka. Selain itu, pada periode puncak 24–31 Maret 2026, beragam aktivitas seperti community meet-up, business discussion, hingga sesi inspiratif akan digelar guna mempertemukan brand, kreator konten, dan konsumen dalam sebuah jaringan dinamis yang penuh interaksi.

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menilai kolaborasi ini sejalan dengan upaya transformasi Sarinah menjadi pusat kreativitas dan cultural commerce. Menurutnya, modest fashion tidak hanya suatu tren musiman, tetapi sudah menjadi bagian dari kekuatan kreatif Indonesia yang memiliki daya tarik global melalui kualitas, nilai estetika, dan substansi budaya yang kuat. Melalui Modest Luxe, karya terbaik anak bangsa diharapkan semakin dikenal dan mendapat ruang penetrasi di pasar internasional.

Tren Modest Fashion di Era Kekinian

Fenomena modest fashion di Indonesia tidak terjadi dalam ruang hampa. Di luar Modest Luxe, gelaran lain seperti Sisterhood Modest Bazaar 2026 di Senayan City menghadirkan puluhan brand modest fashion sebagai wahana belanja curated menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ini menunjukkan bahwa pasar busana sopan telah berkembang dalam berbagai format retail dan bazaar, mencerminkan permintaan konsumen yang tinggi serta keberagaman tren yang ditawarkan.

Tren desain pun beragam: dari siluet klasik seperti abaya yang dimodifikasi dengan detail modern dan berbagai permainan motif, hingga kombinasi warna netral dan cerah yang mencerminkan selera konsumen masa kini. Pendekatan buy better — yaitu mengutamakan kualitas bahan dan desain yang tahan lama — menjadi pesan penting yang muncul di banyak acara modest fashion belakangan ini.

Potensi Ekonomi & Prospek Global

Saat ini, industri modest fashion di Indonesia semakin dipandang sebagai industry with global potential. Brand lokal yang mampu menampilkan kualitas dan karakter khas Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus pasar luar negeri, khususnya di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa, di mana permintaan terhadap modest wear terus meningkat.

Kehadiran ruang seperti Modest Luxe dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat brand positioning, membangun brand identity, serta meningkatkan kemampuan merek lokal untuk bersaing secara internasional. Ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia, khususnya dalam subsektor lifestyle dan industri fashion yang kian matang serta inovatif.

Dengan demikian, Modest Luxe Ramadan–Raya 2026 bukan sekadar ruang belanja biasa. Ia merupakan bukti nyata bahwa kreativitas, kolaborasi, dan kualitas produk bisa menjadi pilar penting untuk mendorong industri modest fashion Indonesia ke panggung global, sambil memperkaya pilihan konsumen lokal dengan pengalaman belanja yang memenuhi selera estetika dan kualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *