7 Hasil Pertemuan Airlangga, Purbaya & Danantara Usai Bos OJK-BEI Mundur
JAKARTA — Pemerintah Indonesia menggelar pertemuan penting antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan pejabat dari Danantara Investment Management, menyusul pengunduran diri petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pertemuan ini bertujuan memperkuat fondasi pasar modal dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Berikut 7 poin hasil utama dari rapat koordinasi tersebut:
- Operasional pasar modal tetap normal — Pemerintah memastikan tidak terjadi gangguan operasional di OJK maupun BEI selama masa transisi kepemimpinan.
- Pengisian jabatan strategis langsung berjalan — Jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK dan Direktur Utama BEI diisi oleh pejabat pelaksana tugas untuk menjaga kontinuitas fungsi pengawasan dan perdagangan.
- Penegasan komitmen stabilitas pasar modal — Pemerintah menegaskan dukungan penuh kepada otoritas pasar agar perdagangan saham tetap berjalan adil dan transparan.
- Reformasi regulasi pasar modal diperkuat — Diskusi berlanjut mengenai peningkatan standar tata kelola dan transparansi untuk mendorong investor domestik dan global.
- Kebijakan ekonomi tetap konsisten — Kementerian dan otoritas terkait menyatakan kebijakan ekonomi makro serta fiskal akan tetap berpegang pada rencana yang telah ditetapkan.
- Koordinasi lintas lembaga makin erat — Pertemuan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi—termasuk BI, Danantara, dan Kemenkeu—untuk memitigasi risiko pada sektor keuangan.
- Komitmen kepada investor — Pemerintah serta otoritas pasar berjanji menjaga iklim investasi yang kondusif, menjamin kepastian hukum dan transparansi informasi.
Mundurnya jajaran pemimpin di OJK dan BEI pekan lalu sempat memicu ketidakpastian pasar, tetapi langkah cepat pemerintah dalam rapat koordinasi ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran investor dan menjaga kepercayaan pasar modal Indonesia.
Related Keywords: pertemuan ekonom kabinet, OJK BEI mundur, stabilitas pasar modal, reformasi regulasi, Airlangga Hartarto Purbaya, Danantara
