HukumKriminalitas

Truk Hilang Kendali Picu Kecelakaan Maut di Tol Batang, Satu Orang Tewas

Batang, Jawa Tengah — Insiden tragis terjadi di ruas Tol Batang–Semarang Km 354 jalur A, Minggu pagi, saat sebuah truk trailer bermuatan besi tiba-tiba kehilangan kendali dan memicu tabrakan beruntun yang melibatkan dua kendaraan lain. Akibat kejadian tersebut, satu orang dinyatakan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka serius.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.22 WIB, ketika kendaraan truk nomer polisi L 8524 UN yang melaju dari arah Jakarta menuju Semarang mengalami masalah teknis yang membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Truk yang membawa muatan besi berat itu kemudian oleng dan menabrak kendaraan di depannya.

Menurut keterangan kepolisian, truk yang mengalami gangguan fungsi kemudi itu langsung menabrak minibus Toyota Voxy yang sedang melaju tidak jauh di depannya. Tak hanya itu, tabrakan beruntun juga melibatkan sebuah sedan Mercedes-Benz yang datang dari belakang dan tidak sempat menghindar.

Korban dan Evakuasi di Lokasi

Sejumlah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh petugas setelah kejadian. Dari data awal yang dihimpun, total korban kecelakaan terdiri dari:

  • 1 orang meninggal dunia
  • 2 orang mengalami luka berat
  • 3 lainnya luka ringan

Korban tewas dilaporkan merupakan salah satu penumpang dari kendaraan yang terlibat dalam tabrakan. Sementara itu, petugas terus menangani proses evakuasi truk beserta muatannya yang cukup berat sehingga memakan waktu lebih lama dari biasanya.

Kondisi jalan sempat mengalami kemacetan panjang akibat proses pembersihan dan evakuasi kendaraan. Arus lalu lintas di jalur A arah Semarang terhambat selama beberapa jam sebelum penanganan selesai dilakukan dan jalur kembali dibuka secara bertahap.

Penyebab Awal Kecelakaan

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes M Pratama Adhyasastra, menyatakan bahwa kecelakaan itu berawal dari hilangnya kontrol sopir atas kendaraan truk, yang dikuatkan dengan adanya masalah teknis pada bagian kemudi. Kombes Adhyasastra mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menemukan penyebab pasti rusaknya sistem kemudi truk tersebut.

“Informasi awal menyebutkan setir tidak berfungsi sebagaimana mestinya, namun kami akan mendalami lebih jauh apakah ini disebabkan oleh kelalaian, kerusakan mesin, atau faktor lain,” ujar Kombes Adhyasastra dalam rilis resminya.

Hingga saat ini, sopir truk telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian juga berkoordinasi dengan unit teknis dari pabrikan kendaraan guna mengevaluasi kemungkinan adanya fault (cacat produksi) atau faktor perawatan yang kurang optimal.

Imbauan Kepada Pengguna Jalan Tol

Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk tetap waspada, terutama saat melintas di jalur yang sedang dalam perbaikan atau memiliki permukaan jalan yang berubah-ubah. Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, khususnya bagi truk berat dan kendaraan komersial lain.

“Pastikan semua fungsi kendaraan dalam kondisi prima, termasuk rem, kemudi, dan ban, agar kejadian serupa dapat dihindari. Ketika kendaraan bermuatan berat kehilangan kendali, dampaknya bisa sangat luas dan fatal,” tambah Eka.

Rekonstruksi dan Tindak Lanjut

Pihak kepolisian telah melakukan pengambilan data awal dan rekonstruksi sederhana di lokasi kejadian. Bukti-bukti berupa foto, rekaman CCTV sekitar lokasi, serta keterangan saksi mata telah dikumpulkan untuk membantu penyelidikan. Analisis awal dari investigator lalu lintas juga melibatkan peninjauan terhadap black box kendaraan dan pemeriksaan fisik komponen truk.

Sementara itu, keluarga korban yang meninggal sudah dihubungi oleh petugas dan proses administrasi jenazah tengah diurus. Kepolisian juga memberikan pendampingan kepada keluarga dalam memproses santunan dan hak-hak korban sesuai aturan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *